Tangan Sebelah Mau Ngapain?


Kebiasaan ergonomi yang sudah dilakukan belasan tahun lamanya rupanya cukup sulit untuk dihilangkan. Seperti misalkan kalau kita terbiasa bersalaman dengan tangan kanan, dan tiba – tiba ada aturan harus bersalaman dengan tangan kiri – saya yakin pasti semua orang akan merasa kikuk.
Saya mengalami kekikukan (ke-kikuk-an — kikuk) ketika membiasakan diri menyetir mobil matic istri saya. Kikuk yang pertama adalah masalah kaki kiri, biasa nginjek kopling setiap saat ketika ganti gigi atau membuat laju mobil menjadi lebih smooth. Nah sekarang bingung kaki kirinya dikemanain.

Begitu juga dengan tangan kiri yang biasanya sering kali memegang tongkat persneling. Saat menyetir mobil matic praktis tangan kiri nganggur kecuali pas berhenti, atret, atau pas mau jalan. Untuk sementara waktu sih tangan kiri saya alihkan perhatiannya dengan menggaruk kepala yang biasanya berketombe. Tapi sekarang ketombe saya juga udah ga ada akibat pake shampo antiketombe sejak 2 hari lalu.Masih berkaitan dengan ergonomi, ada sekelibat pertanyaan ketika membaca artikel tentang obat berhenti merokok yang konon mampu menghilangkan kebiasaan merokok dengan membersihkan otak dari ketergantungan nikotin. Masalahnya bagi pecandu rokok seperti saya, mungkin tidak hanya otak yang butuh nikotin. Tangan yang sedianya selalu terselipkan rokok di sela jari, hampir pasti jadi kikuk juga. Sambil ngetik, atau sambil pegang kepala ketika sedang “sok berpikir” hampir selalu ada rokok terselip disitu. Atau ketika saya selesai menyerutup kopi, hampir pasti tangan akan menuju ke mulut untuk menyelipkan rokok di bibir dan mulai menghisapnya.

Mungkin perlu ada solusi untuk mengalihkan kebiasaan – kebiasaan ini selain menghilangkan kebutuhan otak akan nikotin. Atau mungkin kita coba sambil ngetik, minum susu sambil pegang kopi? (jangan dibalik – rusuh)

Advertisements

About piyecarane

Bla bla bla about me
This entry was posted in Personal and tagged . Bookmark the permalink.

3 Responses to Tangan Sebelah Mau Ngapain?

  1. @del says:

    Mengubah kebiasaan memang paling sulit untuk dilakukan dibandingkan dengan menghilangkan ketombe :D. Btw, kalau mengubah kebiasaan yang tadinya “minum susu sambil pegang kopi”(dibalik) ketoe lebih gampang.

  2. agoyyoga says:

    Halo… kadang kebiasaan itu perlu diobrak-abrik buat menyeimbangkan otak kiri dan kanan, supaya gak kagok misalnya pake tetikus di tangan sebaliknya 🙂

    Salam kenal Pak, terima kasih sudah mampir di blog saya.

  3. mastongki says:

    jadi minum kopi megang apa? Saya suka tulisan-tulisan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s