Kehabisan Waktu? Bersyukurlah!


Jam adalah penunjuk waktu - halahPernahkah kita merasa bahwa waktu 24 jam dalam 1 hari itu ternyata tidak cukup? Setidaknya itu yang saya rasakan saat ini dimana saat ini *Jumat, 25 April 08

Tapi saya justru bersyukur atas waktu yang begitu cepat berlalu. Artinya saya tidak sedang menunggu sesuatu, tetapi saya sedang melakukan sesuatu yang semoga ada gunanya.
Seandainya ternyata tidak ada gunanya?
Yah … setidaknya saya tidak melakukan sesuatu merugikan orang lain
Seandainya ternyata merugikan?
Yah … semoga ruginya enggak terlalu banyak
Seandainya ternyata ruginya banyak?
Yah … semoga dilancarkan rejekinya agar bisa menutup kerugian yang saya timbulkan
Seandainya ternyata rejekinya jadi lancar?
Bersyukurlah! (seperti saya)

Advertisements

About piyecarane

Bla bla bla about me
This entry was posted in Personal and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to Kehabisan Waktu? Bersyukurlah!

  1. @del says:

    Kalau ga bisa bersyukur seperti Om, ya kelaut aja sana! 🙂

  2. pengki says:

    hehe.. kekuatan positive thinking ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s